5 Pemain Sepak Bola Zaman Dulu yang Gak Kalah dengan Ronaldo dan Messi

5 Pemain Sepak Bola Zaman Dulu yang Gak Kalah dengan Ronaldo dan Messi

Sultan4D Hongkong Pools – Dalam jagat sepak bola, nama Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi adalahdua nama tertinggi yang terdapat dalam susunan prestasi dan kemahiran dalam mengubah si kulit bundar. Ada nama-nama lain laksana Neymar, Mbappe, Kane, dan lain-lain. Namun tetap Ronaldo-Messi lah yang akan tidak jarang kali menjadi pesona tersendiri dalam dunia olahraga, khususnya sepak bola.

Tapi tazukah kamu andai di zaman dulu, pun ada nama-nama besar yang bahkan rekor dan prestasinya susah untuk disamai dan dipecahkan oleh pemain-pemain sepak bola modern. Siapa sajakah mereka?

1. Giuseppe Meazza

Giuseppe Meazza ialah pemain legendaris Italia dan Inter Milan. Lahir di Milan pada 1910, Meazza sudah bermain sejumlah 361 kali guna Inter dan sudah menyumbangkan 243 gol guna tim Biru Hitam tersebut.

Pada ketika usianya masih memasuki 18, ia sudah melakoni debut dengan rekor gol terbanyak yaitu 31 gol pada musim tersebut, dan rekor tersebut belum terdapat yang memecahkan. Perlu diketahui bahwa sistem Liga Italia zaman dulu jauh lebih susah daripada Serie A ketika ini. Melansir Britannica, pada 1980 sesudah Meazza meninggal dunia, namanya diabadikan sebagai nama stadion Inter Milan.

2. Diego Maradona

Maradona adalahlegenda hidup sepak bola, terutama untuk negaranya, Argentina. Meskipun ketika ini ia sering kali tidak berhasil dalam karier kepelatihannya, tetapi Maradona dulunya adalahsalah satu pemain terhebat dunia.

Pada Piala Dunia 1986 di Meksiko, ia membuat sebuah rekor dengan membuat gol terbaik. Kala tersebut pada ketika menghadapi Inggris, Maradona membuat sebuah gol dengan berlari seorang diri melalui 5 orang pemain Inggris dan sukses menaklukkan kiper nomor satu Inggris.

Namun meskipun begitu, seperti dikabarkan These Football times, Maradona pun menciptakan gol memalukan sebab sengaja memakai tangan, dan urusan itu lalai dari pemantauan wasit.

3. Johan Cruyff

Mendiang Johan Cruyff memang melulu mengantarkan Belanda menjadi juara kedua pada Piala Dunia 1974 silam. Namun bukan rekor itu yang ia bukukan kala itu, melainkan kemahiran penguasaan bola dengan taktik Total Football.

Melansir Goal, pemain kelahiran Amsterdam ini mencetuskan sebuah filosofi baru dalam sepak bola, yaitu penguasaan dan pressing powerful terhadap jalannya pertandingan. Filosofi berikut yang ketika ini tidak sedikit digunakan dalam sepak bola modern, contohnya Barcelona dan Manchester City, yang familiar dengan kesebelasan yang mempunyai pressing mematikan.

4. Franz Beckenbauer

Dikenal pun dengan julukan Der Kaiser atau Sang kaisar, Franz Beckenbauer sudah menjadi di antara legenda sepak bola, khususnya Jerman. Pada masanya, ia adalahlibero terbaik di dunia. Memiliki gaya elegan dan penguasaan bola yang mendominasi, menciptakan Sang kaisar sukses mengawal ketat pesaing abadinya kala itu, Johan Cruyff, dan kesudahannya memimpin Jerman Barat berhasil menjadi juara dunia 1974.

Sampai ketika ini paling sulit mengejar pemain libero (sweeper) yang mempunyai determinasi, penguasaan bola, dan skill di atas rata-rata. Dalam dunia sepak bola dari masa ke masa, melulu ada segelintir libero yang dapat diandalkan, dan Beckenbauer adalahlibero terbaik sepanjang masa yang pernah dilahirkan.

5. Pele

Dalam jagat sepak bola, tidak terdapat yang lebih fenomenal dari Pele. Bagaimana tidak, pria mempunyai nama lengkap Edson Arantes do Nascimento yang kala tersebut belum genap berusia 18 dapat menjadi pencetak gol termuda di Piala Dunia, bahkan membuat hattrick, dan akhirnya mengirimkan Brasil menjadi juara dunia 1958.

Pria kelahiran 1940 silam ini pun mencatatkan namanya di Guiness World Records sebagai pemain yang paling tidak sedikit membawa negaranya menjadi juara dunia. Pele memang telah sukses mengantarkan Tim Samba menjadi juara dunia sejumlah tiga kali, yaitu 1958 di Swedia, 1962 di Chili, dan 1970 di Meksiko.

Itulah lima pemain sepak bola zaman dulu yang mempunyai rekor dan prestasi luar biasa. Ternyata gak melulu Ronaldo dan Messi saja, bukan?