Fatal Pemain Disuruh Main Bertahan Terlalu Belakang

Fatal Pemain Disuruh Main Bertahan Terlalu Belakang

Togel Online – Timnas Senior Indonesia kembali menelan kekalahan dalam babak Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia. Setelah ditekuk Malaysia, kini giliran Thailand memasukkan tiga gol tanpa balas ke gawang Indonesia.

Kekalahan ini, menurut Yosef Tor Tulis, pengamat sepak bola dalam negeri, hampir sama dengan saat kalah atas Malaysia 2-3 pada pertandingan pertama.

“Kegagalan bermain sesuai filosofi dan gaya main khas Indonesia modern dalam laga perdana melawan Malaysia semakin terlihat nyata saat melawan Thailand, seteru utama kita di ASEAN,” tutur Yosef.

“Sungguh fatal, Timnas kita disuruh bermain defence jauh di belakang, depan kotak penalti. Tentu ini menyulitkan untuk melakukan counter attack,” tambahnya.

Yosef menjelaskan, ini bukan sistem main yang cocok untuk Indonesia, karena tidak punya kualitas untuk bermain counter attack.

“Dampak sistem bermain yg salah itu, lima pemain berkarakter ofensif – Gonzalves, Bachdim, Andik, Lilipaly dan Evan Dimas – bermain seperti gerombolan di tengah tanpa mampu mengorganisir diri sebagai tim,” jelas Yosef.

Apalagi, hanya Lestusen yg dipasang sebagai gelandang berkarakter bertahan. Menurut Yosef, tampak sekali lima pemain gelandang serang Indonesia, seperti bingung didikte lini tengah Thailand.

“Akhirnya, kekacauan sistem bermain itu berujung tiga gol dengan permainan tim kita yg sangat buruk. Jangan salahkan kompetisi, Bukan juga PSSI,” tegasnya.

Menurut pendapatnya, yang salah adalah tim pelatih dalam menurunkan strategi kepada pemain. “Karena dengan pola khas Indonesia, buktinya timnas u-16 dan u-19 bermain bagus sejauh ini,” tutur Yosef.