dewatogel – Liver atau hati adalah salah satu organ penting yang memiliki banyak tugas yang berkaitan dengan metabolisme, penyimpanan energi, dan detoksifikasi limbah. Organ ini akan membantu Anda mencerna makanan, mengubahnya menjadi energi, dan menyimpan energi sampai Anda membutuhkannya. Liver juga membantu menyaring zat beracun keluar dari aliran darah Anda.

Dikutip dari Healthline, penyakit liver adalah istilah umum yang merujuk pada kondisi apa pun yang mempengaruhi organ liver Anda. Penyebab sakit liver ini bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, yang semuanya dapat merusak organ liver Anda dan memengaruhi fungsinya.

Gejala Sakit Liver

Gejala sakit liver bervariasi, tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Namun, ada beberapa gejala umum yang mungkin mengindikasikan bahwa Anda penyakit liver.

Gejala yang muncul bisa berupa:
• kulit dan mata menguning, yang dikenal sebagai penyakit kuning
• urine berwarna gelap
• feses berwarna pucat, berdarah, atau hitam
• pergelangan kaki, kaki, atau perut bengkak
• mual
• muntah
• nafsu makan menurun
• kelelahan yang berkelanjutan
• kulit yang gatal
• mudah memar

Penyebab Sakit Liver

©2015 Merdeka.com/shutterstock

Ada berbagai faktor yang bisa menjadi penyebab sakit liver. Penyebab sakit liver tersebut antara lain adalah:

Hepatitis
Penyebab sakit liver yang pertama adalah hepatitis. Hepatitis adalah infeksi virus yang menyerang organ hati Anda. Kondisi ini akan menyebabkan peradangan dan kerusakan pada hati atau liver, sehingga membuat hati Anda sulit untuk berfungsi sebagaimana mestinya.

Semua jenis hepatitis menular, tetapi Anda dapat mengurangi risiko dengan melakukan vaksinasi untuk hepatitis tipe A dan B, atau mengambil langkah-langkah pencegahan lainnya, termasuk melakukan hubungan seks yang aman.

Lemak
Adanya penumpukan lemak di hati juga dapat menyebabkan penyakit hati berlemak. Terdapat dua jenis penyakit hati berlemak:
• penyakit hati berlemak alkoholik, yang disebabkan oleh konsumsi alkohol
• penyakit hati berlemak nonalkohol, yang disebabkan oleh faktor-faktor lain yang masih coba dipahami oleh para ahli.

Jika tidak segera mendapatkan perawatan, kedua jenis penyakit hati berlemak ini dapat menyebabkan kerusakan pada hati, yang mengarah pada sirosis dan gagal hati. Perubahan pola makan dan gaya hidup lainnya sering kali dapat memperbaiki gejala dan mengurangi risiko komplikasi.

medicalnewstoday.com ©2020 Merdeka.com

Kondisi autoimun
Kondisi autoimun yang melibatkan sistem kekebalan tubuh, bisa mengalami kesalahan dengan menyerang sel-sel sehat dalam tubuh Anda.

Beberapa kondisi autoimun melibatkan sistem kekebalan yang menyerang sel dan hati Anda, termasuk:
• Hepatitis autoimun. Kondisi ini menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang organ hati Anda, sehingga mengakibatkan peradangan. Jika tidak diobati, dapat menyebabkan sirosis dan gagal hati.
• Sirosis bilier primer (PBC). Kondisi ini merupakan hasil dari kerusakan saluran empedu di hati, yang menyebabkan penumpukan empedu. PBC dapat menyebabkan sirosis dan gagal hati.
• Kolangitis sclerosing primer. Kondisi peradangan ini menyebabkan kerusakan bertahap pada saluran empedu Anda. Saluran ini menjadi tersumbat, dan menyebabkan empedu menumpuk di hati Anda. Kondisi ini dapat menyebabkan sirosis atau gagal hati.

©2013 Merdeka.com/shutterstock.com/Pressmaster

Kondisi genetik

Penyebab sakit liver juga bisa dikarenakan oleh genetik. Beberapa kondisi genetik, yang diwariskan dari salah satu orang tua, juga dapat memengaruhi liver, seperti:
• Hemochromatosis, kondisi yang menyebabkan tubuh Anda menyimpan lebih banyak zat besi daripada yang jumlah dibutuhkan. Zat besi ini tetap ada di organ Anda, termasuk hati Anda. Ini dapat menyebabkan kerusakan dalam jangka waktu yang lama jika tidak segera dirawat.
• Penyakit Wilson, penyakit ini menyebabkan organ hati Anda menyerap tembaga alih-alih melepaskannya ke saluran empedu Anda. Pada akhirnya, hati Anda bisa menjadi rusak karena menyimpan terlalu banyak tembaga. Tembaga yang tersimpan terlalu banyak ini memungkinkannya berjalan melalui aliran darah dan merusak bagian lain dari tubuh Anda, termasuk otak.
• Kondisi kekurangan alfa-1 antitrypsin (AT). yang terjadi ketika hati Anda tidak dapat membuat antitrypsin alfa-1, protein yang membantu mencegah kerusakan enzim di seluruh tubuh Anda. Kondisi ini dapat menyebabkan penyakit paru-paru dan juga penyakit hati.

©www.healthxchange.com

Kanker
Kanker hati pertama kali muncul dan berkembang di hati atau liver Anda. Jika kanker dimulai di bagian lain pada tubuh, kemudian menyebar ke organ hati, itu disebut kanker hati sekunder.

Jenis kanker hati yang paling umum adalah karsinoma hepatoseluler. Kanker hati ini cenderung berkembang dari beberapa kanker kecil di hati Anda, meskipun juga dapat dimulai sebagai tumor tunggal.

Komplikasi sakit liver lainnya, terutama yang tidak diobati, dapat berkontribusi pada perkembangan kanker pada organ hati.

Gagal hati
Gagal hati kronis biasanya terjadi ketika sebagian besar hati Anda rusak dan tidak dapat berfungsi dengan baik. Umumnya, gagal hati berkaitan dengan penyakit hati dan sirosis yang terjadi secara perlahan.

Anda mungkin tidak merasakan gejala apa pun pada awalnya. Namun seiring waktu, Anda mungkin mulai merasakan:
• penyakit kuning
• diare
• pusing
• kelelahan dan kelemahan
• mual
Ini adalah kondisi serius yang memerlukan perawatan berkelanjutan. Gagal hati akut, di sisi lain, terjadi secara tiba-tiba, yang merupakan respons terhadap overdosis atau keracunan.

Cara Mengobati

©©Shutterstock.com/ Tish1 

Sudah banyak kasus penyakit liver kronis yang terjadi, yang artinya penyakit ini sudah berlangsung bertahun-tahun dan mungkin tidak pernah hilang. Tetapi, bukan berarti penyakit liver kronis ini tidak dapat diobati.

Bagi sebagian orang, perubahan gaya hidup sudah cukup untuk mengatasi gejalanya, seperti:
• menghindari alkohol
• menjaga berat badan yang sehat
• minum lebih banyak air
• melakukan diet yang mencakup banyak serat sekaligus mengurangi lemak, gula, dan garam

Tergantung pada kondisi liver yang Anda miliki, penyedia layanan kesehatan Anda dapat merekomendasikan perubahan pola makan lainnya. Misalnya, orang yang menderita penyakit Wilson harus membatasi makanan yang mengandung tembaga, termasuk kerang, jamur, dan kacang-kacangan.

Tergantung pada kondisi yang mempengaruhi organ hati, Anda mungkin juga memerlukan beberapa perawatan medis, seperti:
• obat antivirus untuk mengobati hepatitis
• steroid untuk mengurangi peradangan hati
• obat tekanan darah
• antibiotik
• obat untuk menargetkan gejala tertentu, seperti kulit gatal
• vitamin dan suplemen untuk meningkatkan kesehatan hati

Dalam beberapa kasus, Anda mungkin perlu melakukan operasi untuk mengangkat seluruh atau sebagian hati Anda. Umumnya, transplantasi hati ini hanya dilakukan ketika opsi lain gagal.

Tagged :